
Jakarta, elprovideolabs Indonesia
—
Semesta Despicable Me atau Minions dimeriahkan dengan film terbaru mereka,
Minions & Monsters
tahun ini. Film tersebut mengambil latar 1920-an atau 48 tahun sebelum kisah dalam Minions (2015).
Sehingga, kisah mereka dalam film ini terjadi jauh sebelum mereka mencari bos jahat baru yang dapat digantikan setelah satu per satu secara tidak sengaja membunuh semua pemimpin mereka di masa lalu sepanjang sejarah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, apakah Minions and Monsters menampilkan Gru sang majikan yang ikonis?
Jawabannya adalah ya, Gru muncul dalam film ini, tapi tidak menjadi bagian dari plot utama.
Karakter ikonis tersebut hadir memberikan kejutan sebagai cameo spesial melalui rangkaian adegan saat credits bergulir atau inter-credits scene.
Minions and Monsters berpusat pada petualangan tiga Minion bernama James, Henry, dan Ed yang berambisi memproduksi film monster setelah kelompok mereka mendadak populer sebagai bintang baru di Hollywood era 1920-an.
Karena latar waktu yang sangat lampau tersebut, Gru yang dikenal sebagai orang dewasa di film orisinalnya sesungguhnya belum lahir dalam lini masa utama film ini.
[Gambas:Video elprovideolabs]
Meski absen di sepanjang cerita utama, tim produksi menyiapkan suguhan khusus di akhir film.
Saat credits bergulir, penonton bisa menyaksikan beberapa adegan seperti kemunculan Gru kecil. Dalam tayangan tersebut, para Minion dikisahkan bertemu Gru yang masih anak-anak.
Menggunakan kekuatan sihir yang mereka miliki, para Minion secara tidak sengaja mengubah anak anjing peliharaan Gru kecil menjadi makhluk mengerikan bertaring tajam yang nantinya dikenal sebagai Kyle, hewan peliharaan setia Gru.
Sosok Gru kecil juga kembali hadir sebagai inter-credits scene saat Stuart dan Bob terlihat menggunakan buku mantra untuk menjahili klon atau sosok yang menyerupai Gru menjadi anjing, kambing, hingga penguin.
Kejahilan itu terhenti saat Gru yang asli mendadak muncul di belakang mereka dengan raut wajah kesal, yang berujung pada kekacauan magis hingga membuat Gru asli kehilangan pakaiannya.
Apakah Minions and Monsters punya post-credits scene?
Minions and Monsters dikonfirmasi tidak memiliki post-credits scene, melainkan langsung menggelontorkan lima klip sebagai inter-credits scene sekaligus, termasuk tentang Gru.
Sehingga, penonton bisa langsung meninggalkan studio setelah lima klip itu muncul.
Minions and Monsters menjadi instalasi ketiga dalam seri prekuel Minions sekaligus film ketujuh dalam keseluruhan semesta Despicable Me. Proyek ini kembali disutradarai Pierre Coffin bersama Patrick Delage, dengan naskah yang digarap Brian Lynch dan Pierre Coffin.
Selain bertindak sebagai sutradara dan penulis, Coffin juga kembali meminjamkan suaranya yang khas untuk karakter para Minion.
Diiringi musik arahan komposer John Powell, film ini turut didukung oleh deretan pengisi suara papan atas seperti Allison Janney, Christoph Waltz, Jeff Bridges, Jesse Eisenberg, Zoey Deutch, hingga Trey Parker.
Minions and Monsters tayang sejak 30 Juni di bioskop Indonesia.
[Gambas:Youtube]
(van/chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Jangan Anggap Sepele, Ini Penyebab Payudara Nyeri saat Olahraga
Baca lagi: Purbaya Pernah Batal Pecat Anak Buah Gara-gara Prabowo Baik
Baca lagi: Mengenal Sleepmaxxing, Benarkah Bisa Bikin Tidur Lebih Lelap?




13 Responses
main game online di genting138 tempat slot depo 5k terbaik dan salah satu situs slot gacor terpercaya
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di https://www.sitelike.org/similar/mayortunes.com/ nyambung banget.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://thenationonlineng.net/the-best-international-collaboration-that-transpired-in-the-afrobeat-curriculum-so-far/ juga mengulas hal serupa.
ebuah kompilasi pemikiran yang rapi, berbobot, dan memiliki legitimasi ilmiah yang kuat http://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/kufirst/page/6/
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://www.buzzbii.com/epicureannycom?lang=italian.
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke http://shunsai-terada.sakura.ne.jp/2019/01/21/%E3%82%B9%E3%83%A9%E3%82%A4%E3%83%80%E3%83%BC%E7%94%A8%EF%BC%93/ juga.
Penjelasannya super lengkap dan gampang dipahami. Saya juga nemu artikel bagus yang bahas ini lebih dalam di http://apeml.blog.free.fr/index.php?post/2014/09/30/Quinzaine-commerciale-de-Montigny&pub=1 siapa tau ngebantu.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://www.evilmadscientist.com/forums/users/trslroen/ di sana ulasannya lumayan ngebantu.
Penulis memberikan perspektif makro yang sangat berguna untuk mengidentifikasi mitigasi risiko operasional https://original.antiwar.com/jesse_franzblau/2014/06/09/libya-a-cautionary-tale/
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=288984 juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Wah, tulisannya daging semua nih. Makasih sharing-nya min! Btw kalau ada yang mau cari referensi tambahan, cek aja di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=90800 karena mirip-mirip pembahasannya.
Semoga semakin banyak topik menarik yang dibahas di blog ini. Saya juga mengikuti informasi dari https://motion-gallery.net/users/564941.
Semoga blog ini terus aktif menghadirkan konten yang bermanfaat. Saya juga mengikuti perkembangan informasi di https://akbis.pau.edu.tr/personel/1354.