
Jakarta, elprovideolabs Indonesia
—
Bintang original
Supergirl
Helen Slater memuji film Supergirl terbaru garapan sutradara Craig Gillespie. Pemeran pertama karakter Kara Zor-El dalam Supergirl (1984) itu secara khusus memuji penampilan Milly Alcock.
Slater menilai Alcock berhasil mengeksekusi peran Kara Zor-El yang ikonis tersebut dengan sangat luar biasa di layar lebar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Saya sangat menyukai film Supergirl yang baru,” kata Slater kepada
The Hollywood Reporter
pada Rabu (1/7).
“Menurut saya Milly Alcock sangat mengagumkan, sengit, kuat, dan memiliki penempatan waktu komedi yang luar biasa!”
Slater menegaskan dirinya sama sekali tidak keberatan dengan adanya perombakan karakter untuk proyek layar lebar modern ini.
[Gambas:Video elprovideolabs]
Menurutnya, karakter mitos pahlawan super memang sudah seharusnya terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan zaman.
“Pemahaman saya adalah bahwa mitos-mitos ini harus berubah,” ujarnya. ”
“Kita menginginkan interpretasi baru. Hal itu yang menjaganya tetap hidup dan terus berjalan. Ini mencerminkan apa yang sedang terjadi dalam budaya saat ini. Sangat menyenangkan melihatnya berevolusi dan terus berkembang.”
Pujian itu diberitakan setelah Supergirl produksi Warner Bros. Pictures itu sendiri sempat memicu perdebatan hangat di kalangan industri hiburan.
Hal tersebut terjadi setelah film ini dilaporkan hanya mampu mengantongi pendapatan domestik sebesar US$37 juta pada pekan perdana penayangannya di bioskop.
Sementara itu, film Supergirl yang dibintangi Slater pada era 1980-an merupakan spin-off dari seri film Superman yang dibintangi Christopher Reeve.
Meskipun Reeve tidak muncul secara langsung di film tersebut, aktor Marc McClure sempat hadir mengulang perannya sebagai Jimmy Olsen.
Meski tidak beradu peran di depan kamera pada masa itu, Slater mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan mendiang Reeve di luar lokasi syuting.
Ia mengenang sosok aktor film Somewhere in Time tersebut yang telah wafat pada 2004 silam sebagai pribadi yang sangat hangat.
“Saya berteman baik dengannya, dan dia adalah orang paling menyenangkan di planet ini,” ungkap Slater menceritakan hubungannya dengan mendiang Reeve.
“Tidak ada niat buruk atau rasa canggung – dia hanya sosok yang manis, sangat melindungi, dan seperti seorang mentor bagi saya.”
Reeve dan Slater pada akhirnya sempat berada dalam satu proyek yang sama lewat film The Flash yang dirilis pada 2023. Film itu menampilkan banyak kameo dari jajaran aktor pahlawan super lawas saat beberapa semesta DC mulai bertabrakan.
Meskipun banyak penonton berasumsi bahwa kemunculannya di film tersebut merupakan hasil rekayasa CGI, Slater meluruskan bahwa dirinya benar-benar melakukan proses syuting untuk merekam materi kameo tersebut.
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Pengadilan Ungkap Isi Gugatan Hak Asuh Ruben Onsu
Baca lagi: Jadwal Janice Tjen/Aldila Sutjiadi di Wimbledon 2026: Lawan Tuan Rumah
Baca lagi: Perburuan Mencekam Bandar Narkoba: Aipda Yudhie Tewas, 2 Polisi Hilang




12 Responses
Saya baru pertama kali berkunjung ke blog ini dan langsung tertarik. Setelah selesai membaca, saya juga membuka https://supplyautonomy.com/king88comguru.vn/en/markets.
Saya yakin artikel ini akan membantu banyak pembaca lainnya. Sebagai pelengkap, ada juga informasi di https://blender.community/king88comguru/.
Kontennya terasa natural dan tidak berlebihan. Sebagai tambahan bacaan, coba kunjungi https://cloud-links.s3.us-west-004.backblazeb2.com/news/86ent4pyk/news-sites-online.html.
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=1445 juga.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke http://beyondct.squarespace.com/restitution-des-ateliers/2005/1/12/jeux-en-team-building-anim-par-sophie-zakowetz-et-franois-michel.html, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Penjelasannya super lengkap dan gampang dipahami. Saya juga nemu artikel bagus yang bahas ini lebih dalam di http://apeml.blog.free.fr/index.php?post/2014/09/30/Quinzaine-commerciale-de-Montigny&pub=1 siapa tau ngebantu.
Penulis menetapkan standar kualitas yang sangat tinggi bagi penulisan artikel edukatif masa kini https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/subx.asp?item=5588&page=1&rel=1
Keren ulasannya! Singkat, padat, jelas. Bagi temen-temen yang pengen tahu lebih detail, web http://vallee.dislam.free.fr/index.php?article13/l-amour-du-prophete-salla-allahou-alayhi-wa-salam juga punya artikel yang relate banget.
Penulis menunjukkan rigiditas akademik yang tinggi dalam mengonstruksi argumentasi berbasis data empiris ini https://www.lib.cet.ac.il/pages/sub.asp?item=7546&rel=1
Sebuah rangkuman pemikiran yang sangat berwibawa, sarat akan nutrisi intelektual yang dibutuhkan oleh para akademisi. http://naturalground.free.fr/INF440/pluxml/?article2/les-elements-de-base/
Sebuah tulisan yang mumpuni dalam menjembatani kesenjangan (gap) antara wilayah teoretis dan ranah implementasi kebijakan http://foobar2000.xrea.jp/?dockable+columns+ui+panels+%E8%A7%A3%E8%AA%AC
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke https://kldp.org/comment/268750 deh, lumayan nambah wawasan.