
Jakarta, elprovideolabs Indonesia
—
Drama China
terbaru Esther Yu (Yu Shuxin) bersama Chen Jingke,
Road to Success
, sukses mencatatkan capaian luar biasa. Dalam satu hari setelah rilis pada Minggu (5/7), drama itu langsung melesat dan memecahkan rekor angka popularitas tertinggi di platform iQIYI.
Drama yang menyoroti kisah pertumbuhan remaja dan pemulihan trauma ini mencatatkan indeks popularitas hari pertama mencapai angka 7.415 dan tembus 7.500 beberapa waktu setelahnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemberitaan media lokal seperti dilansir
Sina
pada Senin (6/7), capaian fantastis tersebut secara resmi menobatkan Road to Success sebagai drama modern dengan debut tersukses dalam lima tahun terakhir di platform tersebut.
Sejak penayangan episode perdana, pergerakan metrik data drama China tersebut menunjukkan grafik yang sangat signifikan.
Dalam kurun waktu satu jam setelah rilis, indeks popularitas Road to Success langsung menembus 5.000. Angka itu terus meroket melampaui batas 6.000 pada jam ketiga, hingga akhirnya mengunci posisi puncak di angka 7.415 sebelum hari pertama berakhir.
Raihan impresif ini tidak hanya menempatkan Road to Success di peringkat pertama untuk kategori drama modern iQIYI sepanjang 2026, tetapi juga menempatkannya di posisi ketiga untuk semua genre drama yang rilis tahun ini, sekaligus menjadi nomor satu untuk kategori non-kolosal.
[Gambas:Video elprovideolabs]
Bahkan, performa hari pertama drama ini tercatat telah melampaui rekor akumulasi popularitas tertinggi yang pernah diraih beberapa judul drama populer terdahulu, seperti White Olive Tree, Bright Eyes in the Dark, hingga Winter Solstice (Love Song in Winter).
Di luar platform iQIYI, drama China ini juga langsung merajai berbagai tangga popularitas real-time, seperti Maoyan, Douban, serta mendominasi topik perbincangan hangat di media sosial Weibo dan Douyin.
Keberhasilan Road to Success mengukir rekor baru ini terbilang luar biasa mengingat drama ini berangkat dari situasi awal yang cukup menantang.
Berbeda dengan proyek berbiaya besar lainnya, drama modern ini diproduksi tanpa modal adaptasi kekayaan intelektual (IP) novel besar dan hanya mendapatkan slot promosi yang relatif terbatas di halaman utama aplikasi.
Selain itu, aktor utama pria Chen Jingke dinilai masih memiliki tingkat popularitas yang cukup awam di mata publik luas.
Pemberitaan menyatakan kondisi itu membuktikan lonjakan masif pada hari pertama penayangan murni digerakkan oleh kekuatan magnet dan basis massa yang dimiliki Esther Yu selaku pemeran utama perempuan drama itu.
Berdasarkan data internal, jumlah pesanan awal (booking) sebelum drama tayang tercatat melampaui angka 710 ribu pengguna.
Tidak hanya itu, aktivitas nonton bareng digital (cloud screening) pada hari pertama diikuti lebih dari 450 ribu partisipan sehingga mencetak rekor keterlibatan penonton tertinggi untuk drama eksklusif iQIYI pada 2026.
Karakter Lin Wanxing yang dilakoni Esther Yu juga langsung bertengger di posisi nomor satu dalam daftar karakter terpopuler.
Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan posisi Esther Yu sebagai satu-satunya aktris China yang sukses menempatkan dua judul dramanya (Road to Success dan Speed and Love) ke daftar 10 besar debut drama modern tersukses dalam lima tahun terakhir.
Road to Success menceritakan mahasiswa doktoral Lin Wanxing (Esther Yu) kembali ke kampung halamannya dan bekerja sebagai penjaga peralatan olahraga di SMA Hongjing No. 8. Lin ditugaskan menghidupkan kembali tim sepak bola sekolah yang telah dibubarkan.
Di sana, ia bertemu Wang Fa (Chen Jingke), mantan pelatih klub sepak bola Inggris yang menjadi penyewa misteriusnya. Wang Fa turun tangan sebagai pelatih, memimpin tim menuju kemenangan.
Lin meyakinkan Wang Fa untuk menjadi pelatih tetap dan membantu menyelesaikan konflik tim.
Road to Success tayang di iQIYI dan Viu.
[Gambas:Youtube]
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Jadwal Bioskop Trans TV 6 – 12 Juli 2026
Baca lagi: Kementan Tetapkan Harga Ayam Hidup Rp19.500, Telur Rp24 Ribu per Kg
Baca lagi: 23 Prajurit TNI Naik Pangkat Luar Biasa karena Berdedikasi di Papua




10 Responses
Gila, ini sih yang dari kemaren saya cari-cari. Penulisannya asik! Kalau butuh sudut pandang lain, bisa juga baca-baca di http://users.atw.hu/etnies-klan/index.php?site=gallery&picID=1&sorttype=DESC&page=7384 ya guys.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari http://iop.chez.com/u.php?action=show&username=nadinei67 juga mengulas hal serupa.
Tulisannya runtut dan logis, enak dibacanya. Sebagai tambahan informasi aja nih, web https://www.evilmadscientist.com/forums/users/sxtransx/ juga ngebahas topik ini dari sisi yang berbeda.
Sebuah rangkuman pemikiran yang sangat berwibawa, sarat akan nutrisi intelektual yang dibutuhkan oleh para akademisi. http://naturalground.free.fr/INF440/pluxml/?article2/les-elements-de-base/
Saya sangat menikmati tulisan ini karena langsung pada intinya. Tadi saya juga sempat membaca referensi lain di https://kldp.org/comment/352006 yang membahas hal serupa secara komprehensif.
Penulis memadukan penalaran logis dengan bukti empiris secara selaras, menghasilkan argumen yang sangat tangguh untuk didebat http://foobar2000.xrea.jp/?General/%E8%A1%A8%E7%A4%BA%E7%B3%BB
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://kldp.org/comment/268755 juga bahas hal yang sama lho.
Penulis sukses mengomunikasikan gagasan kompleks dengan transparansi data yang akurat dan sangat patut dihormati https://ajph.aphapublications.org/doi/full/10.2105/AJPH.2011.300205?role=tab&cookieSet=1
Membaca artikel ini menjadi pengalaman yang menyenangkan. Setelah selesai, saya juga melanjutkan membaca beberapa referensi di https://fashionista.com/2014/02/new-york-fashion-week-live-streams.
Terima kasih atas tulisan yang berkualitas. Semoga blog ini terus berkembang, dan bagi yang ingin referensi tambahan bisa melihat http://www.ibiblio.org/pub/Linux/docs/linux-doc-project/linuxfocus/Portugues/July2002/article245.shtml.