
Jakarta, elprovideolabs Indonesia
—
Film legendaris
Free Willy (1993)
kini akan dibuat versi reboot yang akan digarap oleh Warner Bros dan rumah produksi (PH) milik Anthony dan Joe Russo, AGBO. Kabar ini datang jelang ulang tahun film itu ke-33 tahun.
Proyek reboot Free Willy tersebut juga sudah menunjuk Mary-Margaret Kunze dan Jade Halley Bartlett untuk menulis skenario film baru tersebut. Keduanya dulu bekerja sama dalam Miller’s Girl (2024).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Free Willy (1993) mengisahkan seorang anak yatim piatu yang berteman dengan seekor paus orca yang ditawan. Film itu juga membantah mitos tentang paus pembunuh dan menginspirasi aktivisme seputar penangkaran mereka.
Seperti diberitakan
Variety
pada Kamis (9/7), Free Willy (1993) disutradarai oleh Simon Wincer dengan naskahnya ditulis oleh Keith Walker dan Corey Blechman berdasarkan cerita karya Walker.
Film ini menandai satu-satunya film Keith Walker sebagai penulis skenario, dan proyek terakhirnya sebelum kematiannya pada 30 Desember 1996.
Film ini dibintangi oleh Jason James Richter dalam debut filmnya, Lori Petty, Jayne Atkinson, August Schellenberg, dan Michael Madsen dengan karakter utama, Willy, yang diperankan oleh paus orca bernama Keiko.
Dirilis pada 16 Juli 1993, film ini mendapat perhatian positif dari para kritikus. Film tersebut juga jadi fenomena global, menghasilkan pendapatan US$153,7 juta di seluruh dunia dengan anggaran US$20 juta.
Free Willy kemudian dilanjutkan beberapa sekuel film panjang, seperti Free Willy 2: The Adventure Home (1995), Free Willy 3: The Rescue (1997).
Free Willy juga pernah dikembangkan menjadi serial televisi animasi Free Willy (1994 – 1995), dan sebuah sekuel reboot berbentuk video bertajuk Free Willy: Escape from Pirate’s Cove (2010).
Seperti diberitakan Variety pada Kamis (9/7), Angela Russo-Otstot, Michael Disco, dan Kassee Whiting dari AGBO akan memproduseri film ini dengan produser eksekutif Russo bersaudara dan Lauren Shuler Donner.
Donner telah berada di balik franchise ini sejak film aslinya. Courtney Baker juga menjadi co-produser. Jesse Ehrman dan Cate Adams mengawasi proyek ini atas nama studio.
(end)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video elprovideolabs]
Baca lagi: Daftar HP Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp per Juli 2026
Baca lagi: Kejagung Telusuri Info Bunker dan Brankas Lain Milik Febrie Adriansyah
Baca lagi: Janji Abdel ke Keluarga Temon: Semuanya Bakal Dijagain




5 Responses
Penulisan artikelnya sangat runut sehingga mudah dipahami. Saya juga ingin berbagi tautan https://kldp.org/comment/254353 di sana ada tulisan serupa yang bisa dijadikan rujukan tambahan.
Anda sukses mengupas tuntas sisi praktis dari sebuah teori konseptual yang selama ini hanya menjadi perbincangan hangat di menara gading akademik https://teknokrat.ac.id/category/ftik/
Artikel yang sangat mendidik, berkarakter kuat, dan memberikan dampak perubahan yang nyata pada pola eksekusi pembacanya https://pro-players-cbd-gummies-tinnitus.webflow.io/
Sebuah bentuk dedikasi intelektual yang nyata, memberikan manfaat instan, dan sangat menginspirasi perbaikan kualitas kerja secara berkelanjutan https://lifestyle-with-ace-keto-acv-gummies.webflow.io/
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=296346 juga bahas hal yang sama lho.