
Jakarta, elprovideolabs Indonesia
—
Human Vapor
menjadi serial Jepang terbaru dibintangi Shun Oguri. Dalam serial ini, ia kembali berperan sebagai detektif dan bakal beradu akting dengan Uta Uchida alias UTA, sang aktor pendatang baru.
Human Vapor mengisahkan seorang pria yang memiliki kemampuan untuk berubah bentuk jadi uap gas dan menggunakan kekuatannya untuk melakukan kriminal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sinopsis Human Vapor.
Situasi dimulai ketika dunia seketika gempar dengan insiden mengerikan saat seseorang tiba-tiba membengkak dipenuhi uap gas, hingga meledak dalam siaran langsung televisi.
Di balik pembunuhan di luar nalar itu, ada sosok misterius berjuluk Human Vapor (UTA), seorang pria yang memiliki kemampuan biologis unik mengubah seluruh tubuhnya menjadi uap gas sehingga mampu menembus rintangan fisik apa pun.
Teror semakin mencekam ketika Human Vapor mulai keluar dari bayang-bayang dan merilis video mengejutkan dengan wajah datar serta suara yang dingin.
[Gambas:Video elprovideolabs]
Ia tidak hanya mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan keji itu, tetapi juga secara terang-terangan mengumumkan rencana aksi berikutnya, termasuk berjanji membeberkan motif, metode, serta target selanjutnya.
Semua hal itu ia beberkan dalam konferensi pers sebelum akhirnya menghilang tanpa jejak.
Pengumuman berkala yang dilakukan secara kasual ini mengubah aksi kriminalnya menjadi tontonan publik, sekaligus menyebarkan ketakutan tak kasat mata yang melumpuhkan masyarakat Jepang.
Pihak berwenang dibuat kewalahan karena setiap target yang diincar selalu lenyap begitu saja, memicu kebingungan masal di tengah kepungan teror yang tidak berwujud.
Perkara itu membuat detektif Kenji Okamoto (Shun Oguri) ikut turun tangan bersama Kyoko Kono (Yu Aoi) yang merupakan jurnalis bertekad mengungkap kebenaran.
Penyelidikan keduanya juga akan bersinggungan dengan sepasang kakak-beradik pembuat konten live streaming yang diperankan Suzu Hirose dan Kento Hayashi, serta Yutaka Takenouchi yang tampil sebagai mantan anggota yakuza yang kini menjabat sebagai presiden direktur sebuah perusahaan.
Human Vapor merupakan hasil reboot dari film sci-fi legendaris karya Ishiro Honda rilisan 1960 bertajuk serupa, sekaligus kolaborasi pertama TOHO dan Netflix.
Serial ini dikembangkan dengan naskah yang ditulis dan diproduseri eksekutif sineas Korea Selatan, Yeon Sang-ho, sosok di balik kesuksesan Train to Busan hingga yang terbaru, Colony.
Sementara itu, kursi sutradara dipercayakan kepada sutradara Jepang, Shinzo Katayama, yang dikenal lewat penyutradaraan serial Gannibal.
Human Vapor memiliki delapan episode yang tayang 2 Juli di Netflix.
[Gambas:Youtube]
(chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: Perburuan Mencekam Bandar Narkoba: Aipda Yudhie Tewas, 2 Polisi Hilang
Baca lagi: 7 Hari Lagi Berlaku, Ini Cara Daftar Kartu SIM Pakai Verifikasi Wajah
Baca lagi: Daftar Daerah Berpotensi Terdampak El Nino, Hujan Makin Jarang




8 Responses
Penjelasannya terasa sederhana tetapi tetap memberikan pemahaman yang baik. Ada juga referensi di http://www.rohitab.com/discuss/user/2264548-king88comguru/?tab=topics.
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=539.
Saya senang membaca artikel yang disusun secara rapi seperti ini. Referensi tambahan yang saya gunakan berasal dari https://writexo.com/share/i2ed2c8d.
Setuju sama opini penulisnya, apalagi di bagian kesimpulan. Saya sempet baca referensi pendukungnya juga kemaren di https://www.sitelike.org/similar/mayortunes.com/ nyambung banget.
Sebuah rangkuman yang sangat padat, efisien, dan bersih dari kalimat retorika yang tidak perlu http://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-safety-issue-salmonella-pic/ hanya disini saya bisa mendapati nya
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke http://beyondct.squarespace.com/restitution-des-ateliers/2005/1/12/jeux-en-team-building-anim-par-sophie-zakowetz-et-franois-michel.html, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Penjelasannya super lengkap dan gampang dipahami. Saya juga nemu artikel bagus yang bahas ini lebih dalam di http://apeml.blog.free.fr/index.php?post/2014/09/30/Quinzaine-commerciale-de-Montigny&pub=1 siapa tau ngebantu.
Wah baru kepikiran soal perspektif ini. Makasih admin udah nulis. Tadi sempet browsing juga dan ternyata https://aroundsuannan.ssru.ac.th/index.php?topic=349669.0 ngebahas hal yang lumayan mirip.