
Jakarta, elprovideolabs Indonesia
—
Minions and Monsters
merupakan film ketiga dari waralaba animasi populer Minions. Film terbaru ini turut menghadirkan karakter baru berbentuk monster yang akan mewarnai petualangan minion di era 1920-an.
Film terbaru ini mengambil latar waktu pada 1920 atau sekitar 48 tahun sebelum seluruh kejadian di Minions (2015).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut sinopsis Minions and Monster.
Minions and Monsters mengisahkan petualangan para Minion setelah mereka berhasil menjadi bintang populer di Hollywood pada 1920-an. Kesuksesan yang mereka raih membawa kehidupan penuh kemewahan dan popularitas.
Gaya hidup Hollywood membuat mereka mengadakan pesta mewah, tinggal di rumah besar, hingga menciptakan tren pakaian terusan juga kacamata. Namun, perlahan popularitas mereka menurun dan ketenaran para Minion berakhir.
Suatu hari, saat mereka syuting, James mencoba membantu proses syuting. Hal itu membuat seorang sutradara film menyarankan agar James membuat film. James bertekad membuat film, ia pun bekerja sama dengan minion lainnya.
[Gambas:Video elprovideolabs]
Mereka memiliki ide untuk membuat film monster luar biasa yang dibantu oleh buku mantra milik mantan bos mereka. Buku mantra tersebut mengeluarkan monster kecil berwarna hijau bernama Goomi.
Goomi membantu minion mencari sosok monster yang tepat untuk film mereka.
Namun, seketika suasana menjadi kacau saat buku mantra mengeluarkan Irene, monster raksasa berbentuk lendir berwarna oranye terang dengan banyak mata di seluruh tubuhnya.
Monster Irene bertekad menghancurkan Hollywood bahkan Bumi. Kekacauan itu datang dari agenda tersembunyi Goomi yang ingin membebaskan monster-monster lain ke dunia.
Para minion pun bekerja sama untuk menyelamatkan dunia dari para monster.
Minions and Monsters menjadi film ketiga dalam sesi prekuel Minions sekaligus film ketujuh dalam semesta Despicable Me. Film ini masih disutradarai Pierre Coffin bersama dengan Patrick Delage.
Sementara naskah film ditulis Brian Lynch (Minions, seri film The Secret Life of Pets) bersama Pierre Coffin. Coffin juga telah mengisi suara para Minion sejak debut mereka di layar lebar pada tahun 2010.
Film ini turut mendapuk John Powell untuk menggarap musik dalam Minions and Monsters.
Minions and Monsters turut menggandeng deretan pengisi suara bertabur bintang mencakup peraih Academy Award seperti Allison Janney, Christoph Waltz, Jeff Bridges, Jesse Eisenberg, Zoey Deutch (Nouvelle Vague), Trey Parker.
Minions and Monsters tayang 30 Juni di bioskop Indonesia.
[Gambas:Youtube]
(chri/van/chri)
Add
as a preferred
source on Google
Baca lagi: FOTO: Pameran Seni Tertua Dunia Buka di London
Baca lagi: Ferrari Rilis Mobil Baru SF-26 untuk F1 2026
Baca lagi: Belanda Tersingkir, Koeman Ogah Minta Maaf Pakai 5 Bek Lawan Maroko




17 Responses
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke https://eridan.websrvcs.com/system/media/Play.asp?id=30216&key=97E3F93C-B2F9-4472-8D07-14BEBF3ACCA4 juga.
Portal artikel terbaik! Selalu menyajikan sudut pandang yang netral dan mencerahkan https://www.kufirst.center.ku.ac.th/author/kufirst/page/3/ semangatt
Artikel yang menarik dengan informasi yang relevan. https://admi.net/world/ni/
Jika semua artikel di internet sekualitas ini, dunia digital akan jauh lebih cerdas https://www.kufirst.center.ku.ac.th/microbiology-talent-award-2023-2/ dari kedua artikel ini saya mendapatkan banyak pengetahuan
Setuju banget sama poin-poin di artikel ini, saya jadi makin ngerti sekarang. Oh iya, buat temen-temen yang butuh bacaan sejenis, https://www.walkscore.com/people/254734006527/bong88 juga bahas hal yang sama lho.
Artikel ini memberikan sudut pandang yang menarik. Bagi yang ingin membaca lebih lanjut, coba kunjungi https://motion-gallery.net/users/627850.
Terima kasih atas informasi yang terus diperbarui. Saya juga menyimpan referensi dari https://tomokusaba.aa0.netvolante.jp/MuseWiki/?cmd=backup&action=&page=king88comguru&age=1.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke https://akhmadiinkhotkhon-1.ub.gov.mn/?p=2000, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Penjelasannya asik dan gampang dicerna. Kalau ada yang lagi nyari bahan perbandingan atau insight lain soal topik ini, link https://magic.ly/CATCAT/Kisah-Kang-Sujana:-Perjalanan-Penuh-Kejutan ini juga sangat direkomendasikan.
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke https://magic.ly/ammey/oT-Payment-Ecosystem juga.
Ngebantu banget penjelasannya, mantap! Sekalian share aja, buat kalian yang butuh materi serupa bisa cek https://loanforyours.firebaseapp.com/loans-are-money.html saya dapet banyak info juga dari sana.
Sebuah karya jurnalistik yang patut dihormati karena komitmennya pada kebenaran berbasis fakta lapangan http://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%82%E0%B8%A2%E0%B8%B2%E0%B8%A2%E0%B9%80%E0%B8%A7%E0%B8%A5%E0%B8%B2%E0%B8%9B%E0%B8%A3%E0%B8%B0%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A8%E0%B8%9B%E0%B8%B4%E0%B8%94/
Sebuah rangkuman yang sangat padat, efisien, dan bersih dari kalimat retorika yang tidak perlu http://www.kufirst.center.ku.ac.th/food-safety-issue-salmonella-pic/ hanya disini saya bisa mendapati nya
Ulasan yang komprehensif dan mudah dimengerti oleh kalangan umum. Sebagai bentuk kontribusi, saya menyarankan https://hub.docker.com/u/epicureannycom/starred bagi rekan-rekan yang ingin memperdalam studi mengenai topik bahasan ini.
Mantap ulasannya, langsung pada intinya dan nggak bertele-tele! Kebetulan kemaren saya sempet mampir ke http://beyondct.squarespace.com/restitution-des-ateliers/2005/1/12/jeux-en-team-building-anim-par-sophie-zakowetz-et-franois-michel.html, di sana juga ada pembahasan yang sangat relevan sama topik ini.
Penjelasannya super lengkap dan gampang dipahami. Saya juga nemu artikel bagus yang bahas ini lebih dalam di http://apeml.blog.free.fr/index.php?post/2014/09/30/Quinzaine-commerciale-de-Montigny&pub=1 siapa tau ngebantu.
Penulis memberikan perspektif makro yang sangat berguna untuk mengidentifikasi mitigasi risiko operasional https://original.antiwar.com/jesse_franzblau/2014/06/09/libya-a-cautionary-tale/