The Odyssey Pukau Para Voter Ajang Piala Oscar

Jakarta, elprovideolabs Indonesia

—

The Odyssey

jadi film yang mulai diperbincangkan untuk musim penghargaan awal tahun depan. Meski Oscar 2027 masih delapan bulan lagi, film Christopher Nolan ini sudah mulai digadang-gadang layak mendapatkan pengakuan.

Variety menyebut sejumlah acara penayangan khusus The Odyssey untuk anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences digelar di sejumlah lokasi pada pekan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa di antaranya adalah acara pemutaran di Samuel Goldwyn Theater di Los Angeles yang menyajikan The Odyssey dalam format 70mm pada Sabtu (18/7) dengan 1.000 kursi hampir penuh.

Kemudian anggota AMPAS dari Inggris, mengikuti acara serupa pada Senin (20/7) di Hotel Soho. Lalu anggota yang berada di New York City menjalaninya pada Rabu (22/7) dalam format 35mm.

Sejumlah anggota AMPAS pun mengakui bahwa The Odyssey merupakan capaian tersendiri untuk perfilman dan portofolio Christopher Nolan.

“Saya tidak berpikir ada yang bisa mengalahkan Oppenheimer dan film pertama Chris [Nolan], Following,'” kata seorang anggota veteran AMPAS yang hadir. “Dia adalah pembuat film terkemuka di zaman ini.”

“Saya pikir film ini spektakuler,” kata seorang pemilih anonim lainnya dari AMPAS, seperti diberitakan

Variety

pada Kamis (23/7). “Agak panjang tetapi skalanya sangat besar.”

“Ini seperti pertandingan All-Star NBA untuk akting,” kata aktor tersebut. “Matt [Damon], kedua ‘John’ [Bernthal dan Leguizamo], Rob [Pattinson], Anne [Hathaway] luar biasa. Semoga beruntung bagi mereka yang punya film akan dirilis sepanjang tahun ini.”

Seorang veteran member AMPAS mengaku sangat tersentuh dengan The Odyssey. Salah satu adegan yang membuatnya emosional adalah ketika Odysseus membelai anjingnya, Argos, saat kembali ke Ithaca.

“Saya menjadi sangat emosional ketika dia [Matt Damon] mendengar suara sirene, dan ketika dia membelai anjingnya yang cantik,” kata anggota tersebut. “Saya pikir Matt harus memenangkan Oscar. Dia harus menang.”

Meski begitu, jalan masih panjang di depan. Berbagai festival film dunia seperti Telluride, Venesia, dan Toronto masih akan dihelat hingga musim penghargaan 2027 datang.

Biasanya, dari festival-festival film tersebut, berbagai film dengan drama, komedi, genre, dan proyek yang kurang dikenal bisa membuat The Odyssey mendapatkan penantang sepadan.

Namun Variety menyebut, member AMPAS memiliki kebiasaan untuk terpikat pada rilis musim panas saat Juli dan kemudian teralihkan oleh hal-hal baru yang menarik saat Januari.

Hal itu pernah terjadi dengan Dunkirk (2017) yang juga adalah karya Nolan. Film itu dirilis saat musim panas dengan delapan nominasi, kalah dalam kategori Best Picture Oscar 2018 dari film Guillermo del Toro, The Shape of Water (2017).

The Odyssey mengisahkan kisah epik pahlawan dan Raja Ithaca, Odysseus (Matt Damon), yang berjuang menempuh perjalanan berbahaya selama 10 tahun untuk kembali ke keluarganya di Yunani Kuno.

Hal itu ia lakukan demi bersatu kembali dengan sang istri, Penelope (Anne Hathaway), dan putranya, Telemachus (Tom Holland), pasca berakhirnya Perang Troya.

Film adaptasi epos populer ini diperkirakan menjadi salah satu film blockbuster terbesar tahun ini. Film adaptasi karya Christopher Nolan ini juga berhasil mengumpulkan jajaran bintang ternama.

Film ini diperankan Matt Damon, Anne Hathaway, Zendaya, Tom Holland, dan Robert Pattinson, The Odyssey juga menggandeng Lupita Nyong’o, Charlize Theron, John Leguizamo, dan Elliot Page sebagai pemeran dalam film tersebut.

(end)

Add

as a preferred

source on Google

[Gambas:Video elprovideolabs]

Baca lagi: DPR Desak Operator Segera Jalankan Putusan MK Hapus Kuota Hangus

Baca lagi: Merek Jepang dan Gaikindo Dituding Menghambat Transisi EV di Indonesia

Baca lagi: 20 Tahun Menderita, Legenda MotoGP Casey Stoner Sukses Operasi Cedera

One Response

  1. Penjelasan yang sangat menarik dan memberikan perspektif baru buat saya. Terima kasih banyak admin! Kebetulan saya juga nemu info serupa yang dibahas mendalam di https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320543675_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297441916_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297539893_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297289339_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297133049_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320129065_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297314318_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296883726_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297266956_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297099185_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297422385_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297062887_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297256978_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297137983_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297533328_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297104409_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297374348_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297299967_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297020749_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320556779_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320593359_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320743614_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320480777_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320333750_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F296956732_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320059738_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F297519165_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320672786_htm
    https://blog.dma.org/page/88/?detail%2F2320383450_htm sebagai referensi tambahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Kamu mungkin juga menyukai: